“Salah satu sebab gak bisa Move ON”

move-on

Biasanya orang yang suka mencari kesalahan orang lain itu adalah orang yang gak bisa move on (sialan gua pernah -_- )

Lah kenapa?? kesalahan dan kebenaran adalah hal yg telah terjadi!! klo belum terjadi ya belum/gak salah/benar
jadi kesalahan itu adalah hal yang lampau begitupun juga seseorang yang PERNAH kita cintai adalah hal yang lampau.
dan kita tidak usah melakukan apa2 dari kesalahannya tapi memperhatikannya kedepan apakah ia akan melakukan kesalahan yg sama!!
gua juga pernah melakukan hal tersebut gua pernah gak bisa Move On dan juga sering mencari kesalahan orang lain demi kita tidak dianggap salah, trs kenapa?? karna kita tidak rela, kita salah dan kita tidak rela kehilangan kekasih tercinta beserta kenangan2nya. Bahkan gak sedikit orang berkata “gua gak mau kenal lagi sama yg namanya cinta!!” karna banyak orang yg beranggapan cinta itu menyakitkan dan membuat ia tidak mau lagi kenal apa itu cinta (sialan gua pernah -_- )

nihh gua kasih tau: “Gimana lu bisa sebut itu cinta?? kalo air mata lu lebih banyak keluar dari pada senyum manis loe? mikir brooo mikir!!”

tidak ada cinta yg melukai hati!! yg ada pasangan lu yg nyakitin lu.. tp masih lu pertahanin, dan bahkan lu rela utk disakiti yg sekian kali demi lu bisa bersamanya dan ajaibnya lu sebut itu “Mempertahankan cinta”?? what the fuck of you?? (anjritt klo gini caranya gua ngehina diri gua sendiri -_- ) itu namanya “Mempertahankan penderitaan” trs gua kudu gimana?? TINGGALIN mas bro!! iaa..gua tau itu sulit dan sakit.

 tapi lebih baik “Happy ending” daripada “Sad ending” sakit di awal itu gak salah sakit di akhirlah kesalahannya!! karna terlahir di keluarga miskin itu tidak salah, mati sebagai orang miskinlah kesalahannya.

 

klo kita jatuh hati kita tidak perlu siap untuk sakit. tapi kita hanya perlu siap untuk RELA!!

Relakan dia bersama orang lain
Relakan perasaan ini untuk melupakannya (biasanya susah kalo udh cinta bingit)

Sekian Bacotan yang gua tulis.

Lu itu gak perlu “Wake Up” tapi “Sadar”

manusia lupa diri sadar engkau ciptaan Allah

semua orang itu gak perlu “Wake Up” for be better life..tapi “SADAR” dgn “sadar” lu tau apa yg lu lakuin skrang, dan dgn sadar juga lu tau apa yg lu lakuin itu baik apa buruk bagi kehidupan lu atau org lain,krn klo cuman wake up, besok atau lusa lu bisa jatoh lagi!! bahkan sangat mudah utk menjatuhkan seseorang krn ironisnya banyak teman jd musuh dan sebaliknya

Dengarkan Apa Kata Hatimu Is BullShit !!

Image

dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu dengarkan kata hatimu…. everydays…everytimes…everywheres…even every Seconds… These words are very boring to me

 

gua capeee ngedenger semua ini -_-

setiap orang bahkan HAMPIR semua orang berkata “Dengarkan apa kata hatimu!!” ……jika ia berada dalam kesulitan, prim plan, bingung, dan apalah itu…

 

DENGARKAN KATA HATIMU… apakah kalian berfikir disaat-saat kalian terdesak kenapa kalian harus “mendengarkan apa kata hati” kalian???(mohon jawab pertanyaan ini dengan bijak di kotak komentar jika kalian telah membaca seluruh artikel ini) emang gak ada pilihan lain??? gak ada jawaban lain??? jujur saya juga sering seperti itu, dan hampir semua orang/teman saya juga menyarankan hal-hal itu.. tp kenapa sih harus ITU(dengarkan kata hatimu) saya juga tidak habis fikir kenapa sih/apasih alesannya???? sebenernya GUA juga bingung sihhh..

 tapi kenapa ya hampir semua orang menggunakan hal itu sebagai PRINSIP dia saat ia terdesak atau ia sedang mengalami kesulitankah, atau pada saat ia prim-plan. mungkin ada sebagian di antara mereka menganggap “suara kata hati adalah kata yang tertunda”, “kata hati adalah jalan yang terbaik”

     Dari kedua contoh di atas sebaiknya kita bahas 1 per 1,

“Suara hati adalah kata yang tertunda”, emang dipikir-pikir kata bisa ditunda-tunda? kenapa juga harus ditunda? dan kapan penundaannya selesai?? kan jd Big Question, ia tohh..

“kata hati adalah jalan yang terbaik”, dua kata(kata dan hati) emang apa hubungannya kata sama jalan? dan apa hubungannya juga hati sama jalan yang menimbulkan suatu jalan yang terbaik?, kalo masalah “jalan” sih biarin aja kaki kita yang melangkah, mata kita yang menatap, tubuh kita yang menggerak, dan akal pikiran sehat kitalah yang menentukan.

mungkin kita mempunya dua buah tangan,kaki otot-otot yang kuat, otak yang cerdas dan akal pikiran yang sehat. Tapi kenapa? kenapa Hati yang menjadi centralnya, yang bisa mengendalikan segala pikiran bahkan manusia yang berakal sehatpun bisa sangat mudah takluk pada hatinya…

Yang benar-benar ingin saya tanyakan ialah..apakah Hati kita ini hati yang baik, hati yang bersih, hati yang cerdas, hati yang mulia? sekalipun kita adalah pemabuk yang di suruh mendengarkan apa kata hatinya sendiri, mungkin kalian bukan seorang pemabuk atau orang jahat, karna pemabuk sekalipun bukanlah orang jahat, tetapi apakah hati kalian akan selamanya bersih/baik?? Coba bayangkan jika kalian mendengarkan apa kata hati kalian, tp disaat hati kalian SEDANG Kotor, lalu apakah hasil yang terjadi?, apakah jawaban yang didengarkan dari hati kalian itu Jawaban yang terbaik, seperti yang saya ucapkan “Hati adalah inti dari diri kita yang bisa mengendalikan segala pikiran bahkan manusia yang berakal sehatpun bisa sangat mudah takluk pada hatinya sendiri..”… Ia saya tau seseorang berubah bisa dilihat dari hatinya, seseorang baik bisa dilihat dari hatinya buka dari covernya…

Tapi Coba dehh kita renungkan sekali lagi..”DENGARKAN APA KATA HATIMU”.. emang sejak kapan HATI menjadi MOTIVATOR dalam kehidupan seseorang, bayangkanlah jika itu benar kita tidak usah belajar IPS yang membahas manusia sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. LALU jika manusia lain/Teman kita sendiri tidak tahu “Kata-kata” siapa yang harus saya dengarkan??

Saya adalah seorang muslim, dan saya mempunyai Allah

jadi banyak kesimpulan dr contoh tersebut adalah “kata-kata” bahkan kata-kata mario teguh adalah kata-kata yang sangat bijaksana dan sangat saya nantikan di setiap minggu malam, dan yang jadi hebatnya lagi saya bisa berbica layaknya seorang motivator yang hebat di depan teman2, tapi sangat menyedihkan, saya tidak bisa menjadi motivator yang hebat bagi diri saya sendiri, tp kenapa bisa gitu sihh?? karna hidup itu bukanlah sebuah rangkaian kata-kata yang indah, yang dimana kita bisa terhipnotis dengan sugesti-sugestinya.. benerkan kalo kita ngedenger kata-kata yang bermotivasi, tapi kenapa pada saat itu doang kita termotivasinya, terus besoknya engga..

      Simple aja.. jika kalian membuat sebuah robot pintar dan cangging, lalu robot itu rusak,, lalu siapa yang harus membetulkanya? tetangga sebelah? Motivator? kata hati? apa robot itu sendiri(ya enggalah namanya juga rusakkk)…lalu siapa? kepada siapa? SIAPA LAGI KALAU BUKAN KITA(yang membuatnya)

lalu jika kita rusak, kita gagal, kita hancur, kita putus asa.. lalu siapa yang harus membetulkan diri kita????
 lihatlah bacaan sebelumnya Robot yang rusak, keadaannya matot(mati total) broo, apakah si robot itu ngomong Tolong!!….Tolong!!….Tolong!!…. kepada si pembuatnya? kan enggalahh.. terus balik lagi jika kita yang rusaknya masih hidup kan… nahh dari situlah Allah membuat uamatnya untuk Bertwakal(Berserah diri kepada-NYA) agar mereka bisa berfikir mana yang baik, dan mana yang buruk

 

ADUHH mohon maaf yaa saya banyak Bacot di dalam artikel ini yang sebenernya Arti Utamanya bisa dilihat pada (QS ath-Thalaaq:2-3).

{وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا. وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ، وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ}

Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan baginya jalan ke luar (bagi semua urusannya). Dan memberinya rezki dari arah yang tidada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (segala keperluan)nya” (QS ath-Thalaaq:2-3). Selebihnya klik disini

 

Ini hanyalah suatu pemikiran saya,, mohon maklumi saja karna banyak kesalahan dan kekurangan karna setiap orang pada dasarnya berbeda-beda

Yesss…….This is my first post with my own typing